Efek Samping Minuman Beralkohol Bagi Kesehaan Jantung


Anda mungkin sudah tahu apabila minuman beralkohol ini akan menimbulkan efek buruk bagi tubuh kita, di antaranya bisa mengubah kinerja otak dan refleks, yang nantinya akan mengakibatkan kenaikan berat badan dan menebabkan kecanduan.

Minum terlalu banyak minaman yang memiliki kandungan alkohol ini bisa menyebabkan organ jantung melemah, yang dikenal sebagai kardiomiopati alkohol, atau pemicu detak jantung tidak teratur yang terkadang bisa berakibat fatal, yang dikenal sebagai takikadia ventrikel.

Meminum minuman beralkohol secara berlebihan akan bisa meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan stroke juga dapat menyebabkan ketergantungan, dan juga bisa meningkatkan risiko fibrilasi atriuma atau gangguan irama jantung.

Para peneliti di Harvard School of Public Health menemukan bahwa peminum moderat memiliki risiko serangan jantung, stroke, penyakit pembuluh darah perifer, dan kematian akibat kardiovaskuler. 24 - 40 persen lebih rendah dibandingkan dengan bukan peminum.

Slama ini red wine termasuk golongan sebagai minuman beralkohol yang sehat karena memiliki kandungan resveratrol jenis antioksidan yang kuat. "Tapi tidak ada satupun yang bisa membuktikan bahwa resvaratrol ini dapat melakukan seperti yang selama in dipercaya" Ujar Nissen.

Secara keseluruhan, minuman beralkohol kadar moderatnya sangat berkaitan dengan menurunkan risiko jantung, namun wine tidak memiliki manfaat lebih sebagai pelindung jantung, menurut sebuah tinjauan ekstensif studi klinis yang diterbutkan dalam Nritish Medical Journal.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal American Medical Association, telah menemukan bahwa tingkat resveratrol yang lebih tinggi dapat mempengaruhi peradangan, penyakit kardiovaskular, atau kematian diusia 65 keatas.

Artikel Terkait Efek Samping Minuman Beralkohol Bagi Kesehaan Jantung :